Kamis, 03 September 2020

[ULASAN] I, Who Acquired a Trash Skill 【Thermal Operator】, Became Unrivaled. (MANGA)

16.27


Aku, aku bingung ingin memulai dari mana... 


Sedikit spoiler sih, tolong jauh-jauh dari manga ini. Yep, itu kesimpulanku. Anyway mari kita mulai ulasan singkat ini. 


Manga ini berkisah tentang dunia klise di mana secara tiba-tiba orang dengan kekuatan super yang disebut Talentsmuncul di dunia ini. Karena itulah, gejolak kekuasaan global pun dimulai dikarenakan datengnya orang-orang super ini. World Talent Great Warpun terjadi selama kurang lebih 10 tahun dan menyebabkan populasi dunia berkurang sampai lebih dari 20%. Entah kenapa juga tiba-tiba saja perang tersebut terhenti. Akhirnya, sembilan orang super dengan level 5 membuat perjanjian yang membagi dunia ini menjadi 9 Site. Inilah kisah, 10 tahun setelah perang tersebut.


Seperti biasa, cerita dimulai dengan seorang bocah bernama Serizawa Atsushi yang oh ternyata, kekuatannya dianggap sampah, dan dimulailah kehidupan sekolahnya. Oh ya, manga-nya cuma 20 chapter doang. Yea, bahkan 1 arc aja belum selesai saat manga ini tamat, belum apa-apa langsung arc berat seperti lomba antar sekolah. Pengembangan karakter yang hampir sama sekali ga ada malah dilanjutkan langsung masuk ke arc berat. Lalu tamat deh, tiba-tiba selesai. Ga paham lagi udah, pantas aja hanya 20 chapter, mungkin karena di-axe oleh penerbitnya.


Sebenernya sangat kecewa sih, karena katanya novelnya mayan bagus. Kalau melihat komenan di Mangadex sih, banyak banget yang di-skip. Tapi, aku jadi ragu ingin membaca novelnya bila manganya saja memiliki alur cerita yang sesampah ini. Oh, iya, art nya menurutku hanya bagus di sampul bukunya aja. Saat di manga-nya sih B aja, atau malah di bawah rata-rata...


Nilai: 3/10 - Sangat Mengecewakan

Kamis, 31 Oktober 2019

Rekomendasi Font untuk Menerjemahkan Manga

22.18
Sebagai seorang """veteran""" di dunia tetek bengek penerjemahan manga, saya ingin membagikan beberapa font yang saya gunakan dalam dunia penerjemahan manga. Namun, tidak hanya font yang sering saya pakai, saya juga akan memberi daftar beberapa font yang dipakai oleh beberapa scanlation luar yang sudah terkenal nan senior. Yak, langsung saja.
Di manga Pseudo Harem alias Harem Semu yang aku garap sejak beberapa bulan yang lalu, aku memakai font "Komika Text" sebagai teks utama, serta memakai "Felt" apabila ada percakapan di luar dari balon. Apabila ekspresi karakternya takut, sedih, biasanya sih pakai font "Another", dan apabila karakternya teriak, aku pakai font "Poetsen One".

Nah, di manga ini juga, aku mulai niat ngelakuin redraw. Nah, untuk SFX/efek suara, font nya beda-beda tergantung dengan suasana dan font Jepang aslinya bagaimana. Beberapa yang sudah pernah aku pakai sih ada: augie, gorilla milkshake, DK Drop Dead Gorgeous, twelve goldfish, from when you are, SF Grunge Sans, arch rival, dan banyak lagi yang diriku tidak ingat. 

Semua itu saya pakai setting huruf smooth di Photoshop dengan jarak antar huruf 0-50. Baru-baru ini saya merasakan pahit-manis nya nge-redraw. Tapi saya tetap enjoy sih melakukan redraw, walau sekiranya memakan waktu banget, dan mungkin kalau ada redraw yang susah, bab terbaru Pseudo Harem akan tertunda untuk beberapa hari. Bagi kalian yang ingin melihat beberapa PSD dari terjemahan yang saya lakukan, bisa klik di sini!

Oke, setelah font yang saya gunakan dan rekomendasi, berikut ini lah rekomendasi font dari berbagai scanlation luar.
Red Hawk Scans 1) Text inside bubbles: Speech: CC Astro City Thought: CC Jim Lee Box: CC Astro City or CC Jim Lee Shout (inside spiky bubbles): Zud Juice Small text: Augie (keep it in lowercase) Sfx: CC Splashdown or any font that looks good. Phone calls, audio texts: Felt (all caps) or GF Matilda Bold (all caps) 2) Text outside bubbles: Speech: Augie (keep it in lowercase) Thought/narration: CC Jim Lee Chapter title: Bernard MT Condensed (all-caps), VAGRounded BT (all-caps) or any font that looks good. Side text: ObelixPro, VAGRounded BT (in all-caps) or any font that looks good. Sfx and translation note: CC Astro City Handwritten text: SF Grunge Sans
Storm in Heaven  The standard main font: Wildwords, font size generally between 12-13px. Thoughts/narration: Manga Temple, ditto on the font size. For small-text: Most of our editors use Augie, but you may choose any font that's easy to read. Comments/Notations: Felt is good for this, since it's easy to make out at a small size. Text styling specifics: Normal text: Wildwords, black. Thoughts: Wildwords, gray (hex #666666). Flashbacks: Wildwords black, italic. Excited Text (in Spiky bubbles): Wildwords black, bolditalic. Narration: Wildwords black will do, though you can use a special font if you'd like ^^ Small-text, notes, and everything else is up to you. If you don't want to find your own, FlairSSK is great for notes, and Augie is great for small-text.
DP Scanlation  Font Template - Normal dialogue (Anime Ace) - Side comments (Rabiohead) - Main sfx (Pigae or Twelve Ton Goldfish. Your "solid black" and "white outlined in black" sfx should be the same font) - Phone font (something thin and sans-serif) And if the manga calls for it - A round font (onestroke script) - Japanese brush script font (Pigae in all caps) - Scratchy sfx font (Chicken scratch, Chiller) - Large, bold font
BK Dumb Aho Speech CC Wild Words Int (Roman), 8pt (1300px height) or 9pt (1500px height), Black, Smooth Loud Speech CC Wild Words Int (Bold Italic), 9pt to 12pt, Black, Smooth Thoughts Inside Bubbles, Narration Inside Boxes, Thoughts/Narration Outside Bubbles/Boxes CC Astro City Int (Italic), 8pt (1300px height) or 9pt (1500px height), Black, Smooth Phone Speech CreativeBlock BB, 10pt, Black, Smooth Small Texts SwaggerBold, 12pt (11pt Vertical Spacing), Black, Smooth Hand of Sean, 10pt to 12pt, Black Smooth Notes Zud Juice (Bold), 10pt, Black, Smooth Moans A little pot, A Safe Place to Fall, Aaron’s Hand, Bring the noize, CARO, Rambo Killer, Royfont, Elisana, mince SFX (You can use other fonts, these are just examples) aaaiight!, Akbar, Another, AhnberHand, Alphahate, Baloney, Bearpaw, Bolide, BranchingMouse Becker, Cataclysmic, Christopherhand, Comiccity, Crazy Killer, Daniel, dickhop, Doktor terror, Edo, Edo SZ, Faraco Hand, Fighting Spirit TBS, In his hands, Inkburrow, KBwhenpigsfly, PinkClouds, Shipwreck, Smudger LET, Zachary 
Forever More Each main character get their own narration, excited and sfx font and for all the minor character we use the same font. For normal text we always use Wildwords 2,9 3,1px. Here's an example of one of my notes I made while I was editing the 'Oneshot - Asayake no Anchikushou by Sakurai Shushushu'. Main character 01 (Motoki) => - narration font: dadhand (3,5px) - excited font: radio active granny (5/5) {text size & leading are both 5pt} - sfx fonts: lovits - sparkle, shock, close door marathon - splat, hit zahstralogy - thump, shine 
Senbonzakura Kageyoshi Blambot offers a lot of good manga fonts for dialogue that are also very legible (like Anime Ace, Crime Fighter, SmackAttack, and Manga Temple). Mouth Breather is good for dramatic text. The Design and SFX fonts can start hovering near that “hard to read” line, so be careful if you use any of those. Gorilla Milkshake is good, as are Seargant Six Pack and Badaboom. If you have a series with lots of side text and comments (a la Skip Beat), then you’ll want some “handwritten” fonts. These can be extremely hard to read, too, especially if the font size is small, so be careful! Augie is probably one of the most commonly used handwritten fonts, though now that I’m looking at the site, Angelina looks like it could be nice, too. I’ve used Andrew Script and Expletives Deleted before…
Cafe Scans Regular Speech - Wild Words - Anime Ace - Manga Temple Shout - Komika Title - Badaboom BB!! - Comixheavy - Zoinks Thoughts - Felt - CCJimLee - Digital Strip Narration/ Outside Thought - Astro City - Zap Raygun 2.0 Small text - augie - Chinacat - Fennario - Trashhand 
Dynasty Scans Main Text - Wild Words Thoughts/Narration Boxes - Zud Juice Small Text - akbar/augie Notes - Aquillia 
Yuri Project Typical font for dialogue is Wild Words yelling is bold-italic Wild Words handwritten text is augie narration is Chinacat thought is Zud Juice 
Addicted to Curry Main font: Wild Words Narration: CC Astro City Thoughts: CC Jim Lee Shouting: Blambot Casual or other if more suitable Title: Headline one Small words: Augie TL Notes: Zud Juice Robotics Words: Midnightkernboy Loud laughter: Komika Axis Volume title: Adobe Caslon Pro Bold 22 Harsh SFX: Tekton pro
/u/captainba Dialogue: Anime ace 2.0, Wild Words, Laffayette Comic Pro, Manga Temple, Mighty Zeo, Year Supply of Fairy Cakes, Zud Juice. Rough speech: TrashHand, Umberto. Cute speech: How cute, IAmTheCrayonMaster. Small thoughts: augie, Brianne's hand, Hand of Sean. Boxes: Anime ace 2.0, Wild Words, Felt, Irezumi. (Basically dialogue fonts) SFX: Umberto.
Jadi, itu tadi merupakan font font yang direkomendasikan oleh grup-grup scanlation yang sudah sering berkecimpung di dunia ini. Kalau misal kesusahan baca quote nya, bisa kunjungi postingan Reddit ini! 

Apabila kalian tahu preferensi grup scanlation tertentu, komen saja nanti akan aku tambahin. Atau... kalian memiliki preferensi sendiri dan ingin membagikannya? Tentu boleh! Tinggal komen saja, nanti akan saya masukkan ke postingan ini!

Minggu, 27 Oktober 2019

[ULASAN] Only Yesterday oleh Studio Ghibli

20.47


Only Yesterday film animasi buatan Studio Ghibli yang disutradarai oleh Isao Takahata (Grave of The Fireflies, Pom Poko, The Tales of Princess Kaguya) merupakan salah satu film drama slice of life yang sangat menarik menurut saya.

Ulasan Singkat: Kisah tentang hal-hal "pertama" yang mengena pada hidup seorang wanita bernama Takeo. Penggambaran "mono no aware" nya bagus, feel-nya mirip kayak pas baca YKK (Yokohama Kaidashi Kikou). Animasinya sangat bagus. Penggambaran karakter dibuat realistis, bahkan wider cheekbone khas east asian nya dibuat makin kentara. Transisi animasi dibuat "komplit", yang biasanya dipotong untuk budget saving + mempersingkat waktu, di sini tetap dianimasikan, sehingga memberi kesan seakan-akan kita sungguh adalah orang ketiga. Simpelnya sih menurut saya, ini anime sangat menggambarkan berjalannya waktu alias "mono no aware".

Nilai: 9/10 - Sangat Direkomendasikan

Kamis, 01 Februari 2018

[ULASAN] VA-11 Hall-A oleh Sukeban Games

13.41

VA-11 Hall-A atau yang biasanya langsung dibaca sebagai Vallhalla merupakan salah satu gim novel bergambar berslogan Cyberpunk Bartender Action buatan Sukeban Games, yang dirilis pada tanggal 21 Juni 2016 dengan harga $14.99 atau Rp. 95.999 dalam Steam wilayah Indonesia. Dan untuk harga segitu... aku berani jamin, kalau gim ini sangat worth to buy. (Beli sekarang di Steam!)



Eh, tapi jangan langsung beli dulu! Simak dulu impresiku di bawah.

VA-11 Hall-A ini, ndak seperti gim novel bergambar yang hanya memberikan cerita saja. VA-11 Hall-A juga memiliki gim kecil-kecilan yaitu kamu akan bekerja sebagai bartender yang bernama Jill! (dan temannya yang bernama Gill. sadboi yang misterius)

Jadi kalian bakalan meramu jamuan ber-alkohol bagi para pelanggan bar VA-11 Hall-A yang tercinta ini~ gimnya sangat gampang sekali kok, bahkan tidak ada batasan waktu dalam meramu minuman yang ada. dan juga ya, di sini juga ada daftar menu yang berisi komposisi dari minuman yang dijual. Jadi, bagi kalian yang mencari tantangan, kayaknya gim ini sama sekali bukan buatmu deh~ Mending kamu main Cuphead sana~~ (tapi kalau kamu salah meramu, nanti bisa dapat pinalti gaji loh, jadi jangan sampai salah :3)

Kalau masalah gambar, jujur saja, gaya gambarnya sangat aku suka. Entahlah, aku suka banget gaya gambar seperti cyberpunk begini. Dengan perpaduan warna mayoritas ungu dan merah muda, hhhhh
Untuk musiknya, juga sangat aku suka, paduan trek synth-nya memberikan atmosfir tenang dan beberapa memberikan semangat. Musiknya dapat membuatku ingin memainkannya terus menerus (walaupun sebelum membuka gim ini, selalu terkena procastination :c). Beberapa judul seperti Welcome to VA-11 Hall-A, Every day is Night, dan Safe Haven merupakan favoritku. (Tapi semuanya enak buat didengarkan kok, mantap banget lah!) Dengarkan beberapa musiknya di situs BandCamp mereka!

Nah sekarang, kita menuju bagian cerita. Namun karena aku belum tamat memainkannya, dan kalau dibahas jauh-jauh bakal jadi spoiler, mungkin aku ga bakal bahas banyak (Nanti aku edit kok kalau sudah selesai main, tenang saja).
Jadi intinya, penulisannya bisa dibilang sangat bagus! Walau untuk konsepnya, kamu bekerja sebagai bartender yang mendengar keluhan-keluhan orang dalam kota distopia di masa depan bernama Glitch City, kamu tetap bisa merasakan hidupnya kota tersebut dari omongan-omongan para pelanggan kamu (and for some reason, your customer aren't your daily usual customer, fortunately). Jadi kamu pasti bakalan tertarik untuk mendengarkan keluh kesah mereka. Pelangganmu juga tak hanya manusia, namun juga Lilim! Robot humanoid yang mirip sekali dengan manusia, baik kelakuan maupun bentuk fisiknya.
Kesimpulanku, gim ini pantas untuk dibeli, sementara ini akan aku beri nilai 9 dari 10. Aku suka banget, sampai-sampai profil Steam-ku, aku dekor dengan dekorasi VA-11 Hall-A hahaha~

Oh, iya! Pengembang dari gim ini, sangat akrab dengan para penggemarnya loh! Baca saja blog mereka di: http://blog.waifubartending.com
Dan bagi kamu yang suka mesum-mesum, sang pengembang juga mengumpulkan beberapa postingan lewd yang mereka sukai~ Cek aja di sini.

Sementara itu saja dahulu, terima kasih sudah menyertakan waktu kalian untuk membaca ulasan singkat ini~

(maafkan kalau kepiawaian saya dalam mengulas masih mengulas, aku kudu banyak baca ulasan orang-orang nih biar bisa makin bagus, ugh...)

Sabtu, 09 Desember 2017

[ULASAN] Ballroom e Youkoso (Manga)

22.39
Sudah sebulan saya tidak menulis sesuatu di blog ini. Ah, atau bisa dibilang lebih dari sebulan, dikarenakan post Mushoku Tensei yang bulan lalu saya terbitkan, hanya sekadar postingan cadangan.

Baiklah, kali ini saya akan menulis ulasan lagi tentang manga yang bisa dibilang memiliki tema unik walau dengan alur cerita yang tidak jauh berbeda dengan manga yang sejenis.
Yap, kali ini saya akan membawakan Ballroom e Youkoso sebagai topik ulasan postingan kali ini.

Ballroom e Youkoso yang berarti "Selamat Datang di Ruang Dansa" dalam bahasa Indonesia ini, menceritakan tentang Fujita Tatara dengan konsep "from zero to hero".

Yap, seperti manga dengan konsep "from zero to hero" pada umumnya, Fujita ini tidak menemukan tujuan hidupnya. Bahkan ia kesulitan memilih SMA tujuannya, apalagi dengan nilai yang pas-pasan. Saat perjalanan pulang, ia melihat sebuah poster tentang dihadang oleh sekumpulan preman sekolah, lalu diselamatkan oleh seseorang yang tidak dikenal oleh Fujita. Lalu, oleh seseorang tersebut, Fujita diajak ke sebuah sanggar tari yang dikhususkan untuk cabang dansa. Tak disangka, orang yang mengajak tersebut merupakan salah satu pemain dansa profesional nan jenius dari Jepang, bahkan hanya satu-satunya yang bisa mewakili Jepang di kancah internasional. Dialah Sengoku Kaname. Dan lebih tak disangka lagi, di sanggar tari tersebut, ada teman seangkatannya yang bernama Shizuku Hanaoka. Setelah melihat latihan di sanggar tari tersebut, ia pun ingin berubah. Dan begitulah awal mula dari anak yang akan mengguncang dunia dansa Jepang. Atau bisa jadi, internasional.

Walahh, malah nulis sinopsis awalnya.... Oke! Mari kita mulai pembahasan saya tentang manga yang unik ini. Untuk itu, saya akan memulai dari kelemahannya dahulu.

Jujur saja, bagian terlemah dari manga ini adalah ceritanya yang cukup klise. Konsep "from hero to zero" sudah jamak ditemukan di berbagai cerita di belahan dunia ini. Konsep tersebut merupakan konsep umum dalam dunia cerita. Namun, konsep tersebut apabila dipergunakan dengan baik, justru malah bisa menghasilkan sesuatu yang berbeda dan bagus. Ballroom e Youkoso mungkin adalah salah satu contohnya. Dengan tema dansa yang menurut saya masih sangat jarang, Ballroom e Youkoso dirasa cukup berhasil dalam mengusung racikan yang berbeda. Seperti dengan manga Slam Dunk karya Inoue-sensei yang berhasil mengenalkan olahraga basket pada penduduk Jepang. Manga ini bisa saja mengenalkan olahraga dansa pada penduduk Jepang, namun untuk saat ini, efeknya masih tidak sebegitu besar kalau dibandingkan dengan Slam Dunk....

Nah, kalau untuk gambarnya, 10/10 gaya gambarnya cocok banget. Lekukan dan presentasinya patut diacungi jempol. Duh, bahkan saya bingung mau mengatakan apalagi. Pokoknya bagus banget dan cocok dengan cerita yang digunakannya.

Ballroom e Youkoso juga mendapatkan banyak penghargaan, adalah Taisho Awards pada tahun 2013 dan 2015 yang masing-masing mendapatkan peringkat ke-2 dan ke-6.

Bagi kalian yang suka komik aksi tapi nggak melulu tentang tarung-tarungan atau tawuran with nakama power manga ini mungkin akan cocok buat kalian.


And yes, kali ini merupakan ulasan lamaku juga yang belum sempat aku post di blog...
Dasar Fritzkier kamu procas banget sih...

Anyway, fun fact aja nih, ulasan ini dibuat mungkin sudah tahun lalu, namun untuk manga nya sendiri, nggak jauh berbeda loh jumlah chapter-nya dari tahun lalu. Konon kabarnya mangaka-nya sedang sakit berkepanjangan... mohon doanya agar beliau sembuh ya :(
Kasihan juga, manga yang potensinya bagus begini, menjadi hilang peminat karena kesehatan mangaka yang terus memburuk....

Oh iya, untuk postingan tentang kumpulan tautan, mungkin kalau udah nggak sibuk deh...
Maafkan ya ;_; masih banyak kepanitiaan soalnya...

Selasa, 05 Desember 2017

[ULASAN] Goodnight, Punpun

23.43

Judul Alternatif
Sinonim: Goodnight Punpun
Bahasa Jepang: おやすみプンプン

Informasi
Tipe: Manga
Volume: 13
Chapter: 147
Status: Selesai
Diterbitkan: Mar 15, 2007 to Nov 2, 2013
Genre: Drama, Kehidupan Sehari-hari, Psikologis, Seinen
Pengarang: Asano, Inio (Cerita dan Gambar)
Serialisasi: Big Comic Spirits

Nilai menurutku: KESELURUHAN: 10/10, ART: khas/10, STORY: ngena/10, CHARACTER: 9/10, ENJOYMENT: 10//10
Nilai menurut MAL: 9,03

Sinopsis: Punpun adalah pemuda biasa yang bertempat tinggal di Jepang, yang dimana tahun-tahun kepolosannya telah berakhir setelah ayahnya dipenjara karena kekerasan rumah tangga yang membuat ibunya masuk rumah sakit. Dengan paman yang menjaganya, Punpun tumbuh menjadi orang dewasa yang menghadapi rangkaian peristiwa yang mengubah dirinya, untuk lebih baik atau lebih buruk, memaksanya untuk merenungkan apa artinya menjadi dewasa.

Karakter:

Punpun “Punyama” Onodera  (小野寺 プンプン) (Onodera Punpun)
Punpun adalah anak yang canggung, yang bercita-cita menjadi ilmuwan dan menempati planet lain ketika ia besar nanti. Kehidupan keluarganya tidak begitu bagus, tapi ia tetap optimis dan berfokus dengan yang baik daripada buruk. Ia tinggal dan berinteraksi dengan anak anak lain seperti yang biasanya anak seumurannya lakukan, berurusan dengan percintaan, rumor janggal yang disebut “seks”, dan mencari jati dirinya.
Ia adalah anak laki-laki yang saat bab 1 berumur 11 tahun. Ia tumbuh di keluarga yang rusak, ibunya berusaha untuk bunuh diri, dan ayahnya sangat kasar. Ia jarang sekali berkomunikasi dalam bentuk dialog. Punpun seringkali memanggil God dengan mantra, “Dear God, dear God, tinkle, tinkle, hoy!” yang diajarkan oleh pamannya, Yuuichi.

Meskipun bagi para pembaca Punpun terlihat seperti burung, namun sejatinya ia adalah manusia normal. Semakin Punpun bertambah umur, ia berubah secara drastis, penampilannya bergantung pada bagaimana perasaannya saat itu dan bagaimana saat ia melihat dirinya sendiri.

Aiko Tanaka
Gadis nyentrik yang menjadi cinta pertama dan cinta utama Punpun dalam serial ini. Sama seperti Punpun, kehidupan keluarganya tak begitu bagus. Ibunya bagian dari suatu sekte dan akhirnya terluka, membuat Aiko untuk peduli dengan dirinya. Meskipun nanti ada saat di mana Aiko tidak tampak dalam manga-nya untuk waktu yang cukup lama, ia memainkan peran yang penting dalam perkembangan emosional dan psikis Punpun. Aiko memiliki rambut yang tinggi nan gelap, poni lurus dan alis yang tebal. Saat kecil, dia seringkali tersenyum, namun senyumannya makin jarang saat ia memasuki jenjang SMP.

God (Kamisama)
Kamisama muncul setelah Punpun mengatakan kata-kata yang pamannya beritahukan kepada dirinya. Dia membantu Punpun menyelesaikan masalahnya.
Namun, “bantuan”-nya seringkali berupa hasutan untuk berbuat buruk.

Yuichi Onodera
Pamannya Punpun yang berumur kepala tiga. Ia sebelumnya bekerja sebagai pengajar pengrajin keramik, tapi ia keluar dari pekerjaan tersebut karena sesuatu insiden. Ia menjaga Punpun setelah orang tua nya bercerai

Toshiki “Pegasus” Hoshikawa
Pemimpin dari sekte “Good Vibration” (Getaran yang Baik). Ia adalah pemimpin sekte aneh ini. Ia menyebarkan suatu kabar bahwa dunia ini akan hancur. Mengampanyekan hal tersebut dimana saja dan juga mencari pengikut di sektenya. Jika menurut kalian orang ini hanya orang gaje yang cuma karakter minor di komik ini, silahkan baca wawancara dengan Asano yang tercantum dalam tautan dibawah. (Berbahasa Inggris) Karena sebenarnya, orang ini mempunyai peran yang besar dalam cerita ini.

Sachi Nanjou (南条 )
Seorang seniman yang mencoba untuk membuat komiknya sendiri. Ia juga adalah orang yang berperan penting dalam cerita ini dan juga sangat berperan dalam kehidupan si Punpun. Ia baru muncul di kisah lika-liku kehidupan Punpun saat Punpun beranjak dewasa. [Note: sebenernya mau ngomong banyak, Cuma kalau dijelasin, malah spoiler bagi pembaca]

ULASAN
Komik Jepang karya Inio Asano yang diserialisasikan di Majalah Big Comic Spirits ini adalah salah satu karya dengan jalan cerita terbaik sepanjang masa dan juga salah satu komik favorit saya. Mengapa? Karena banyak komik yang seringkali membuat karakter yang likeable, terlalu imbalance, punya rasa keadilan yang tinggi, plot yang memiliki bagian sedih, yang bisa membuat karakter utama  tiba tiba kuat dan berhasil melawan musuhnya dan lain sebagainya. Namun komik yang satu ini tidak begitu, justru yang terjadi malah kebalikannya. Ceritanya memiliki perkembangan yang sangat bagus. Dengan memakai seluk beluk kehidupan Punpun selama 10 tahun, mulai dari SD hingga ia berumur 20-an, tak bisa dipungkiri lagi, komik ini memiliki perkembangan karakter dan cerita yang sangat bagus. Komik ini membahas tentang isu dewasa seperti hubungan badan dan depresi yang diceritakan apa adanya dan diselimuti oleh lelucon aneh yang terkesan gelap nan melankolis. Banyak yang diceritakan di komik ini, terutama yang terkait dengan kehidupan Punpun, termasuk beberapa cerita sampingan yang melibatkan orang yang sering atau pernah bertemu Punpun. Seperti paman dan teman teman sekelas Punpun. Ada juga cerita sampingan yang bercerita tentang sekte aneh buatan orang yang juga terkesan aneh, yang pada awalnya, mungkin kalian pada berpikir bahwa ia tak akan memberikan efek yang begitu besar pada cerita ini. Tapi kalian salah, justru ia malah memberikan efek yang cukup besar pada cerita. Bakat Asano dalam bercerita ditunjukkan sangat baik di dalam serial ini. Dia berhasil membuat ceritanya berkaitan satu sama lain sementara dia melemparkan cerita lain yang surealis dan menggabungkannya dalam satu bagian besar dengan banyak plot dan karakter. Dan juga, jika kalian menemukan adegan aduhai di dalam komik ini, adegan aduhai tersebut tidak seperti komik biasanya yang ditujukan untuk para fans yang yah begitulah, tapi justru malah menambah kesan gelap yang sedang ditunjukkan oleh komik tersebut.

Gambarnya, sangat luar biasa. Saya tak pernah melihat ruangan yang seperti kapal pecah tampak sangat menakjubkan, terkesan seperti ruangan yang benar-benar dimiliki oleh orang yang memiliki banyak masalah, dan juga ketika Punpun sedang menangis di ruangan tersebut, ruangan itu terkesan memancarkan perasaan berat yang sedang dipikul oleh Punpun. Dan salah satu hal yang menarik di komik ini, yah pasti sudah kelihatan bukan? Ya, penggambaran Punpun dan keluarganya yang menyerupai burung yang terkesan tidak niat itu benar-benar jenius! Karena sebenarnya, burung kartun tersebut bukanlah penampilan orang yang sebenarnya, tapi burung kartun tersebut adalah bentuk penggambaran fisik tentang bagaimana perasaan Punpun tentang dirinya dan keluarganya. Kalian akan mengetahui pentingnya penampilan Punpun yang seperti burung kartun itu setelah penampilannya berubah di edisi yang akan kalian baca nanti.

Karakternya sangat unik dan solid, Asano memang pintar dalam membuat karakter. Karakter yang berada di Oyasumi Punpun tidaklah likeable yang ada malah mereka ingin membuktikan bahwa mereka itu benar lewat perkataan dan tindakan mereka. Mungkin hal ini akan sangat mengganggu beberapa orang yang tak suka karakter yang menyedihkan, tapi inilah yang sebenarnya ingin ditunjukkan oleh komik ini.

Di komik ini, kalian akan melewati kisah percintaan, keputus-asaan, drama, masalah keluarga, dan lainnya. Komik ini seringkali memfokuskan karakter selain Punpun untuk menyelesaikan potongan teka-teki yang dibutuhkan untuk menyelesaikan seluruh cerita ini.
Oh iya, perlu diketahui, jika kalian adalah pembaca yang berumur di bawah 18 tahun, sebaiknya berhati-hati, karena adanya adegan hubungan badan yang terjadi di serial komik ini. Seperti biasa, “Good Night, Punpun.”

Quote: “Good Night, Punpun.” (Selamat Tidur, Punpun.) –Narrator

Pros & Cons
Pros: Cerita yang menarik, gambar yang sangat bagus dan pengembangan karakter yang juga bagus
Cons: -

Cocok untuk: Pembaca dewasa, pembaca yang menyukai komik dengan tema kehidupan sehari-hari yang realistis, pembaca yang menyukai alur anti-mainstream dan pembaca yang suka dengan komik yang bisa mengubah suasana hati pembaca.
Tidak cocok untuk: Pembaca yang suka dengan alur mainstream khas shounen, pembaca yang suka dengan fanservice.

Fun Fact: Penggambaran Punpun yang mirip dengan burung, akan berubah-ubah seiring dengan bagaimana Punpun melihat dirinya sendiri.


Bagi kalian yang tertarik, ini ada interview oleh Asano tentang opininya mengenai komik Oyasumi Punpun yang dibuatnya~
Inio Asano Interview

Yak, bertemu lagi dengan penerjemah kesayangan kalian, Fritzkier! /jijik
Lama tak jumpa semenjak hiatus di SevenKomik~
And yes. SevenKomik/7MI/7MangaIndo is dead for real. After struggling for a long time, it's at peace now....
It deserves for a rest :' But, don't be sad, every starts, have it's end. SevenKomik is not an exception :/ But still, as a founder of SevenKomik, I will be still translating, but not as often as in SevenKomik~
And yes, tbh i'm now a MAHASISWA at one of the best medical school in Indonesia, you may guess it yourself what school that I entered~~~
Now, let's get to the point

Ulasan kali ini merupakan salah satu ulasan yang sudah lama banget aku buat, namun ga pernah aku post, so yeah, there is it. Dan yes, semenjak 7MI disemayamkan, sepertinya aku akan memakai blog ini untuk menyalurkan hobi menerjemahkan ku. And yes, procrastination still happens to me ;_;

Oh ya, aku akan meng-compile beberapa tautan terjemahan yang sudah pernah kuterjemahkan dalam satu post, yang mungkin akan kupublikasikan besok weekend.
Well, sampai ketemu di postingan selanjutnya~

Jumat, 29 Januari 2016

Mushoku Tensei ~Isekai Ittara Honki Dasu~ Bahasa Indonesia

19.56
Mushoku Tensei ~Reinkarnasi Pengangguran~
Sinopsis: *akan ditambahkan*

NOTE: INI ADALAH POSTINGAN CADANGAN APABILA SITUS UTAMA DIHAPUS BLOGGER

Novel
Volume 1 - Masa Kanak-Kanak
Prolog (Fritzkier)
Bab 1 - Apakah Ini Dunia Lain?
Bab 2 - Pembantu Tanpa Ekspresi
Bab 3 - Buku Pengetahuan Sihir
Bab 4 - Guru
Bab 5 - Sihir dan Pedang
Bab 6 - Alasan untuk Menghargai
Bab 7 - Teman
Bab 8 - Tidak Peka
Bab 9 - Rapat Keluarga Darurat
Bab 10 - Hambatan
Bab 11 - Perpisahan
Bab Spesial

Volume 2 - Bab Guru Privat
-

Volume 9 - 
Ilustrasi Novel

Manga
Bab 1 (Proses TL done)

Relawan yang Membantu
Fritzkier (Penerjemah Tidak Tetap) [V1Prolog - ?]; (Editor) [MangaB1 - ?]
Excelino (Editor) [V1B1 - ?]

Discord

Recent

Random